about

about

Technology

Total Pageviews

Popular Posts

Search This Blog

MAQAM IBRAHIM

Share it:



Maqam Ibrahim adalah batu tempat berdiri nya nbi Ibrahim as ketika membangun Ka'bah, batu ini bergerak naik saat bangunan ka'bah meninggi. Pendapat ini dikuatkan oleh shahih nya hadits Jabir ra, tentang haji nya rasulullah saw: Ketika nabi thawaf, Umar ra berkata kepada nabi: Ini maqam bapak kita? Nabi menjawab: Ya, Umar bertanya lagi: Tidak kah kita menjadikannya titik tempat shalat? Lalu Allah azza wa jalla menurunkan ayat: "Wattakhidzuu min maqaami ibraahiima mushalla" (Albaqarah: 125). Dalam riwayat lain: Bahwa rasulullah saw melewati maqam Ibrahim bersama Umar ra, Umar bertanya: Wahai rasulullah, bukankah ini maqam bapak kita Ibrahim? Rasulullah menjawab: Ya. Umar ra  bertanya lagi: Tidak kah kita menjadikannya titik tempat shalat? Nabi menjawab: Aku belum di perintah untuk itu. Lalu sebelum matahari terbenam, turunlah ayat 125 surat Albaqarah.
Ringkasnya, sesungguhnya maqam Ibrahim as adalah batu yang menjadi pijakan nabi Ibrahim untuk membangun Ka'bah saat temboknya menjadi tinggi. Dan nabi Ismail yang mengambilkan batu – batu yang nabi Ibrahim letakkan dengan tangannya. Dan dikala telah selesai satu sisi, maka berpindah ke sisi yang lain, berputar dengan berdiri di atas batu itu hinggga selesai ke arah bagian depan Ka'bah.
Sunnah hukumnya shalat di belakang maqam Ibrahim, tapi tidak di syaratkan menghadap persis maqam Ibrahim. Jadi, siapa saja yang shalat dibelakang maqam Ibrahim, itu sudah melakukan ke-sunnah-an, walaupun tidak berdiri persis di belakangnya.
Maqam Ibrahim dah Hajar Aswad itu turun dari surga bersama bapak kita Adam as. Keduanya adalah Yaqut dari surga. Imam Tirmidzi, Ahmad, al Hakim, dan ibnu Hibban telah meriwayatkan, bahwa rasulullah saw telah bersabda: "Sesungguhnya Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim itu yaqut dari surga yang sudah di padamkan cahaya nya oleh Allah swt, seandainya tidak di padamkan, maka bisa menerangi antara barat dan timur".
Termasuk mu'jizat nabi Ibrahim as, batu menjadi lembek, dan kedua kaki nya membekas hingga sekarang, walaupun sudah berubah dari bentuk aslinya karena sentuhan orang banyak sebelum di letakkan dalam tempat tertutup.
Maqam Ibrahim dan Hajar Aswad adalah peninggalan sejarah tertua bagi ummat islam, karena antara kita sekarang dan nabi Ibrahim itu terpaut sekitar 4000 tahun.
Orang arab di zaman jahiliyyahnya yang walaupun ada yang menyembah batu – batu, khusus nya batu – batu Mekkah, tapi tidak pernah ada cerita nya yang menyembah Hajar Aswad atau Maqam Ibrahim, padahal mereka sangat menghormati dan menjaga keduanya.
Dan setelah kami analisa tentang rahasia dan sebab nya, ternyata itu adalah perlindungan Allah swt. Karena kalau keduanya disembah oleh orang di masa jahiliyyah, lalu islam datang dengan memuliakan keduanya,  dengan menyentuh dan shalat di belakang nya, maka orang – orang munafik bisa berkata: Sesungguhnya islam tetap memuliakan sebagia berhala dan tidak bersih dari ke syirik an. Dan lagi, orang yang sebelum islam datang, sudah menyembah keduanya akan tetap menyembahnya. Karena inilah Allah menjaga kedua nya dari sesembahan ahli jahiliyyah sejak zaman nabi Ibrahim as hingga hari kiamat, sebagaimana menjaga rumahNYA yang mulia. Ini lah satu poin penting yang tidak banyak orang yang memperhatikannya.
Terjemahan dari kitab " al Hajj fadhaail wa Ahkaam" bab Maqam Ibrahim, halaman 259 – 262 karya Sayyid Muhammad bin Alwi al Maliki.

Ditulis oleh Sulaiman Abdul Mustangin
Jakarta, 20 September 2013
Share it:

Sejarah

Post A Comment: